Perubahan Lingkungan Akibat Polusi atau Pencemaran

Adanya perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh berbagai macam aktivitas manusia ataupun kejadian-kejadian alam seperti akibat bencana letusan gunung berapi, tanah longsor, dan kebakaran hutan. Perubahan-perubahan lingkungan yang akan terjadi, baik dilakukan oleh manusia atau akibat bencana alam dapat bersifat positif, artinya sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia, adapun yang  bersifat negatif yang artinya dapat merugikan kehidupan manusia.

Perubahan lingkungan ini akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan dalam daur biologi ataupun daur biogeokimia. Penebangan pohon di dalam hutan tanpa perhitungan dapat menimbulkan dampak yang saling berkaitan antara faktor biotik dan faktor abiotik. Penebangan di dalam hutan berarti menghilangkan sebagian besar produsen yang berda dalam suatu ekosistem. Karena itulah yang akan menyebabkan kepunahan sebagian flora maupun fauna yang ada di hutan tersebut.

Perubahan Lingkungan Akibat PolusiPengaruh yang lainnya, dengan adanya pembukaan hutan akan menyebabkan perubahan dalam proses daur hidrologi. Apabila hujan turun diatas tanah yang terbuka, maka air dapat langsung masuk ke dalam tanah yang mempunyai kesuburan tinggi. Dengan tidak adanya pepohonan yang dapat menahan air hujan untuk meresap ke dalam tanah akan mengakibatkan aliran air di permukaan tanah menjadi lebih besar. Adanya aliran besar dan cepat akan langsung mengikis permukaan tanah yang subur.

Efek dari hilangnya kesuburan pada tanah akan dapat mengurangi populasi cacing tanah yang berperan dan membantu menyuburkan tanah. Kurangnya daerah resapan air di dalam tanah akan mengakibatkan kekeringan di musim kemarau. Dengan adanya penebangan pohon, dapat menyebabkan dasar hutan lebih banyak menerima sinar matahari dan ini akan menyebabkan suhu naik, yang juga dapat mengakibatkan lebih cepatnya penguraian sampah-sampah organik sebagai sumber utama zat hara pada tanah.

Penguraian sampah-sampah organik di tanah ini akan secara drastis mengganggu proses daur nitrogen. Selain penebangan hutan, penggunaan zat pestisida ataupun pupuk secara berlebihan akan mengakibatkan perubahan pada lingkungan. Pemasukan limbah, contohnya pupuk an-organik pada perairan akan mengakibatkan bertambahnya zat hara yang bahkan lebih besar dibandingdengan yang dapat diserap pada proses daur biologi dalam penguraian dan fotosintesis.

Penggunaan zat pestisida juga dapat mengakibatkan kematian hewan-hewan invertebrata ataupun vertebrata. Pengembalian lingkungan yang sudah berubah adalah pekerjaan yang sangat sulit dan sangat memerlukan biaya yang besar serta waktu yang sangat panjang. Untuk itu perlu dijaga agar kerusakan lingkungan tidak terjadi. Ada beberapa hal yang dapat dilaksanakan untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan, antara lain:

  1. Melakukan perlindungan terhadap hutan dengan cara: menebang hutan dengan selektif, melakukan proses reboisasi, berusaha mencegah kebakaran hutan, dan pengadaan taman nasional.
  2. Menggunakan zat pestisida dan berbagai jenis pupuk sesuai dosis yang sudah dianjurkan.
  3. Mengelolah limbah terlebih dahulu sebelum dibuang ke aliran sungai ataupun ke saluran air yang lain. Hal ini juga dapat membantu menjaga dampak buruk polusi air terhadap kesehatan, seperti: dapat membantu penanganan alergi, penanganan masalah kulit, penanganan demam berdarah, penanganan maag, penanganan wasir dan bab, serta menjadi solusi tipes, solusi imunitas, dan dapat membantu berjalannya terapi malaria secara lancar.
  4. Tidak membuang sampah secara sembarangan.
  5. Melakukan proses daur ulang pada sampah yang masih bisa dimanfaatkan.

Berbagai upaya pencegahan pencemaran terhadap lingkungan, pada umumnya ada 3 cara yang dapat dilaksanakan dalam rangka pencegahan adanya pencemaran lingkungan, yaitu:

  1. Secara Administratif

Upaya untuk mencegah pencemaran lingkungan secara administratif merupakan pencegahan terjadi pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pihak pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan ataupun peraturan yang berhubungan erat dengan lingkungan hidup.

  1. Secara Teknologis

Upaya mencegah pencemaran lingkungan secara teknologis yaitu mewajibkan pabrik-pabrik untuk mempunyai unit pengelolahan limbah sendiri. Sebelum limbah pabrik-pabriktersebut dibuang ke lingkungan, pabrik wajib mengelolah limbahnya terlebih dahulu agar menjadi zat yang tidak membahayakan bagi lingkungan.

  1. Secara Edukatif

Upaya mencegah pencemaran lingungan secara edukatif yaitu dengan melakukan berbagai penyuluhan terhadap masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan dan betapa berbahayanya pencemaran lingkungan saat ini. Selain itu, dapat dilaksanakan melalui jalur pendidikan-pendidikan formal ataupun sekolah.

Parameter Pencemaran dalam Lingkungan

Untuk dapat mengetahui apakah suatu lingkungan sudah tercemar atau belum, atau untuk dapat mengetahui seberapa besar kadar pencemaran dalam lingkungan tersebut, dapat dilihat dari parameter sebagai berikut:

  1. Parameter Kimia

Parameter Pencemaran dalam LingkunganParameter ini meliputi kandungan karbon dioksida,kadar logam-logam berat, dan tingkat keasamandalam lingkungan tersebut.Contor hal sepele yang dapat mecemari lingkungan dan termasuk dalam hal ini adalah merokok, maka dari itu segeralah mencari solusi berhenti merokok dari sekarang. Unsur-unsur inilah yang dapat mengganggu kesehatan tubuh manusia.

Jika kita dapat menekannya atau bahkan menghilangkannya akan sangat membantu dan bahkan bisa menjadi solusi mengurangi dan mencegah berbagai penyakit akut dan kronis antara lain: sebagai solusi jantung, solusi kanker, solusi masalah hati, solusi diabetes, solusi pernapasan, penanganan stroke, penanganan syaraf, penanganan darah tinggi, penanganan batu empedu, serta membantu meringankan proses terapi ginjal, terapi autis dan terapi kolesterol.

  1. Parameter Biokimia

Parameter biokimia ini dapat dilihat dari kadar BOD (Biologycal Oxygen Demand) atau kebutuhan oksigen secara biologis dilingkungan tersebut.

  1. Parameter Fisik

Parameter fisik ini dapat diilihat dari keadaan suhu, warna, rasa, bau, dan juga radioaktivitas pada lingkungan tersebut. Apabila kita sebagai penyebab memburuknya kondisi lingkungan dapat membantu mengembalikan keasrian lingkungan, kita akan mendapatkan manfaat bagi kesehatan dengan membantu proses berlangsungnya terapi sakit kepala, terapi saluran kemihterapi tulang, terapi asam urat, serta terapi kista dan mioma. Bahkan jika kita berhasil memperbaiki lingkungan dan kesehatan tidak terganggu terapi tersebut tak perlu dijalankan.

  1. Parameter Biologi

Parameter biologi ini meliputi ada atau tidak adanya mikroorganisme dalam wilayah lingkungan tersebut.

Tips Dan Cara Efektif Menjaga Kesehatan Tubuh Ditengah Lingkungan Tercemar

Kondisi lingkungan kita semakin lama semakin memburuk akibat pencemaran atau polusi yang bahkan secara sengaja maupun tidak kita ciptakan sendiri. Pencemaran ini sangat membawa dampak buruk untuk kehidupan dan kesehatan tubuh. Untuk tetap bertahan di tengah lingkungan yang telah tercemar oleh berbagai jenis polusi tubuh kita memerlukan asupan nutrisi dan suplemen kesehatan yang bagus. Suplemen dan nutrisi dapat diperoleh dari agen dan apotik kesehatan terdekat yang Anda percaya.

Marilah sadar diri untuk tidak membuat pencemaran lingkungan sekitar kita. Supaya bumi tetap hijau dan kesehatan dapat kita miliki setiap saat. Jadilah bijak dan sehat!

Leave A Comment...

*