Siapa saja yang HARUS minum Obat Kolesterol dan asam urat yang paling ampuh?

“Apa saya harus minum obat kolesterol dok?” Pertanyaan ini sudah jadi pertanyaan yang umum ditanyakan pasien. Kolesterol sudah jadi istilah yang sangat umum, dan obat kolesterol menjadi salah satu obat paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia.

Satu-satunya golongan obat kolesterol di apotik yang direkomendasi secara medis adalah obat golongan STATIN. Obat golongan statin telah terbukti di dalam banyak penelitian klinis acak (randomized clinical trial) menurunkan angka kesakitan dan kematian kardiovaskular. Obat golongan statin terdiri dari 3 kelas, yaitu statin berintensitas tinggi, sedang, dan rendah. Statin berintensitas tinggi menurunkan kadar kolesterol LDL > 50%, statin berintensitas sedang menurunkan kadar kolesterol LDL 30 – 50%, dan statin berintensitas rendah menurunkan kadar kolesterol LDL < 30%. (Lihat Tabel Intensitas Statin untuk penjelasan lebih lengkap mengenai hal ini).

Ada 4 kelompok orang yang harus minum obat kolesterol generik.

Kelompok Pertama

Anda yang telah menderita penyakit-penyakit kardiovaskular yaitu penyakit jantung koroner baik akut maupun kronis, stroke, atau penyakit pembuluh darah tepi (pada umumnya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah di tungkai) termasuk dalam kelompok ini. Jika Anda telah menjalani tindakan revaskularisasi yaitu pemasangan stent koroner atau bedah pintas koroner, Anda juga termasuk dalam kelompok ini.

Kelompok ini harus minum statin sebagai bagian dari upaya pencegahan sekunder, artinya jangan sampai KEMBALI mengalami kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke. Statin yang dianjurkan adalah statin intensitas tinggi dengan target setidaknya menurunkan kadar kolesterol LDL, sang kolesterol jahat, sebanyak 50% dari kadar LDL awal. Statin intensitas tinggi khususnya bagi usia 40 – 75 tahun. Jika Anda berusia > 75 tahun, Anda ‘cukup’ minum statin intensitas sedang.

Kelompok Kedua

Jika Anda berusia di atas 21 tahun dan kadar kolesterol LDL Anda > 190 mg/dl, Anda masuk kelompok ini. Kelompok ini, tanpa memandang faktor resiko atau ada tidaknya penyakit lain, harus minum statin intensitas tinggi. Seringkali mereka yang memiliki kadar kolesterol yang ekstrim tinggi seperti ini memiliki kelainan familial atau genetik, sehingga resiko untuk mengalami kejadian kardiovaskular di masa mendatang juga sangat tinggi. Kelompok ini adalah mereka yang belum pernah terkena penyakit kardiovaskular sehingga penggunaan statin pada kelompok ini bertujuan sebagai pencegahan primer.

Kelompok Ketiga

Anda yang menderita diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2, dan berusia antara 40 -75 tahun, masuk dalam kelompok ini. Kelompok ini harus minum statin intensitas sedang jika kadar kolesterolnya antara 70 – 189 mg/dl. Penderita diabetes sangat beresiko terkena penyakit kardiovaskular sehingga walaupun kadar kolesterolnya normal (< 100 mg/dl) tetap dianjurkan untuk minum statin untuk pencegahan primer, artinya mencegah jangan sampai terkena penyakit jantung atau stroke di kemudian hari.

Kelompok Keempat

Jika Anda tidak termasuk dalam tiga kelompok di atas, Anda masih mungkin harus minum obat kolesterol dan asam urat jika resiko kardiovaskular 10 tahun Anda di atas 7.5% (10-year Atherosclerotic Cardiovascular Disease Risk / 10-year ASCVD Risk > 7.5%). Untuk kelompok ini diharuskan minum statin intensitas sedang sebagai pencegahan primer penyakit kardiovaskular. Beberapa hal yang menjadi faktor penentu resiko kardiovaskular 10 tahun adalah umur, jenis kelamin, ras, kadar kolesterol total, kadar kolesterol HDL, riwayat diabetes, riwayat merokok, tekanan darah sistolik, dan penggunaan obat anti hipertensi.

Leave A Comment...

*